![]() |
Bupati Bima saat menyampaikan sambutan |
WARTA BIMA,- Bupati Bima, Ady Mahyudi didampingi Wakil Bupati, dr. H. Irfan Zubaidy bersama Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin dan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH menghadiri Musyawarah Akbar Ulama dan Para Tokoh Umat Islam Bima se-Indonesia di Aula Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima, Kamis (3/4).
Lantunan ayat Suci Al-Quran yang disampaikan oleh Qori Internasional Ustadz Syamsuri Firdaus, S.Hum menandai dimulainya 'Mbolo Nae Ulama Ro Ama Rasa Dana Mbojo' atau Musyawarah Akbar 'Dana Mbojo' ini.
Musyawarah Akbar yang mengusung tema "Kambali Mbojo Mantoi" yang digagas oleh Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya tersebut dihadiri sejumlah tokoh Bima, baik yang berdomisili di ibukota Jakarta maupun dari daerah lainnya di Indonesia.
Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya menyampaikan beberapa amanat "Kambali Mbojo Mantoi" yang berarti kembali menjadikan Bima sebagai negeri yang damai, beradab dan bermartabat".
Menurutnya, tema ini bukan sekedar slogan, akan tetapi panggilan sejarah, seruan nurani dan tekad bersama membangkitkan kembali kejayaan Mbojo melalui ikhtiar bersama dalam bingkai Islam Rahmatan Lil Alamin.
Terkait arti penting Forum yang mempertemukan ulama dan umara tersebut, Bupati Bima menyebut Musyawarah Akbar ini diharapkan dapat merumuskan arah perjuangan umat Islam Bima, meneguhkan peran ulama sebagai penuntun umat, mengokohkan ukhuwah dalam bingkai persatuan, bukan perpecahan.
"Kta semua tau kekuatan umat bukan pada banyaknya jumlah, tapi pada kesatuan visi dan kesatuan hati," pungkas Bupati Bima Ady Mahyudi.
![]() |
Pengguntingan pita oleh Bupati dan Walikota Bima |
Sementara itu, Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin dalam sambutannya mengatakan bahwa musyawarah Akbar ini merupakan momentum besar untuk membahas permasalahan umat Islam khususnya di wilayah Bima.
Walikota memberikan apresiasi atas gagasan Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya, dan berharap kegiatan ini bukan hanya seremoni. Akan tetapi diskusi yang mendalam beragam permasalahan sehingga akan lahir gagasan konstruktif pafa semua aspek.
Acara ditutup dengan pengguntingan pita yang menandai peluncuran Majelis Syuro Dana Mbojo sebagai wadah Musyawarah Akbar Tahunan 'Dou Mbojo' atau orang Bima. (Red)