![]() |
WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima mendapat bantuan benih Padi varietas Gamagora 7 dan Pupuk dari Bank Indonesia Perwakilan NTB.
Bantuan benih padi untuk kelompok tani tersebut diterima oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy dari Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB Berry Arifsyah Harahap, didampingi Kepala Bappeda dan Litbang, Kadis Pertanian dan Perkebunan serta para pejabat terkait di lingkungan pemerintah Kabupaten Bima, Kamis (13/3).
Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy dalam sambutanya dihadapan para Poktan penerima bantuan mengatakan, padi jenis ini dikenal sebagai padi amphibi berdasarkan hasil pengujian laboratorium dan pilot proyek, tahan pada lahan yang banyak air dan juga lahan yang kadar airnya sedikit. Hal ini merupakan rahmat yang besar bagi petani dan merupakan pintu masuk untuk membuka masa depan yang lebih baik bagi para petani.
"Dengan senang hati dan tangan terbuka pemerintah daerah menerima program ini. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bima dan masyarakat, menyampaikan terima kasih kepada pihak Bank Indonesia Perwakilan NTB yang sudah memfasilitasi bantuan Benih Padi Unggul," pungkas H. Irfan.
Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTB Berry Arifsyah berharap penanaman Gamagora 7 ini bisa diperluas di seluruh wilayah NTB, sehingga bisa menekan inflasi daerah dengan kondisi beras yang selalu tersedia dengan harga terjangkau.
Demikian halnya para petani dapat meningkatkan penghasilan melalui peningkatan produksi dan produktivitas yang tinggi, menggunakan pupuk organik berbiaya rendah. "Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan membawa dampak positif bagi masyarakat di NTB," harapnya.
Ada dua Kelompok Tani di Kabupaten Bima yang mendapat bantuan tersebut, Diantaranya, Poktan Wadu Ramba I Desa Nipa-Ambalawi berupa 100 kg benih padi Gamagora 7 dan 10 Botol Pupuk MA 11. Kelompok Tani Raba Teho Desa Nata Palibelo berupa bantuan 100 Kg Benih padi Gamagora 7 dan 10 Botol Pupuk MA 11. (Red)