Empat Siswa MIN 2 Bima Ukir Prestasi Gemilang pada Lomba Tahfidzul Qur'an dan Daiyah


Empat Siswa MIN 2 Bima saat menerima Tropy Juara


WARTA BIMA,- Siswa-siswi dari Madrasah Iptidaiyah Negeri (MIN) 2 Bima, tidak henti-hentinya mengukir prestasi fenomenal pada berbagai lomba peningkatan mutu dan lainya.

Bukti terbaru saat ini, empat orang siswa dari MIN 2 Bima berhasil keluar sebagai juara I lomba Tahfidzul Qur'an, juara III lomba Daiyah, juara harapan I Tahfidz putra dan juara harapan III Dai-Daiyah tingkat SD, MI se-Kecamatan Lambu dan Sape yang digelar oleh SMPN 6 Lambu, mulai 10 hingga 13 Maret 2025 kemarin.

Empat siswa yang mengharumkan nama MIN 2 Bima di tingkat Kecamatan Sape-Lambu dan Kabupaten Bima pada umumnya ini masing-masing bernama, M. Nabil Fikri (Tahfidzul Qur'an) dan Auliya Nurul Izzatunnisa (Daiyah), Hafidz Fuaz Hamdal (Tahfidz), Nur Aisah Az-Zahra (Dai-Daiyah), dengan guru pembina, Muaidin, S.PdI dan Budiman, S.Ag.

Dalam lomba yang dibuka secara resmi oleh Plt. Camat Lambu H. Zubair, S. Ag tersebut, seluruh peserta pada cabang Tahfidzul Qur’an diuji kemampuannya dalam menghafal dan melafalkan ayat-ayat suci dengan tajwid yang benar. Sedangkan pada lomba Da'i/Da'iyah, peserta menampilkan kemampuan berdakwah dengan tema-tema Islami yang menginspirasi.


Plt. Camat Lambu H. Zubair, S. Ag dalam sambutanya dihadapan Korwil Dikbudpora Kecamatan Lambu, para Kepala Sekolah, Pengawas dan wali murid mengatakan bahwa lomba tersebut bukan hanya ajang kompetisi. Tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter Islami bagi generasi muda.

H. Zubair yang juga Kabag Kesra Setda Kabupaten Bima memuji antusiasme peserta dan dukungan dari para guru, orang tua serta masyarakat lainya yang begitu besar. Setelah melalui penilaian ketat oleh dewan juri yang berkompeten di bidangnya, para pemenang diumumkan dan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka dalam menghafal dan menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an.

"Saya harap, setelah adanya lomba ini semangat belajar Al-Qur'an semakin meningkat. Bahkan saya yakin bisa melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tapi juga memiliki moral dan spiritual yang kuat," pungkas H. Zubair.


Seperti diketahui, lomba Tahfidzul Qur'an dan Daiyah ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta membangun generasi yang berakhlak Qur'ani sejak usia dini. (WB-01)