Suasana saat pembagian SK di Kantor BKD 


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima  melalui Badan Kepegawaian Daerah selama empat hari terakhir, tepatnya mulai Selasa hingga Juma,at hari ini 13 Februari 2026 telah membagikan secara bergilir SK kepada ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) yang mengabdi pada berbagai unit kerja di lingkungan pemerintah Kabupaten Bima.

Tak tanggung-tanggung, jumlah pegawai yang mengambil SK Pengangkatan sebagai ASN PPPK-PW di Kantor BKD dan Diklat Kabupaten Bima tersebut hingga hari ini tercatat sudah mencapai 8 ribu orang. Jumlah ini merupakan Gelombang I dari sebanyak 13 ribu lebih PPPK-PW yang ada di lingkup Pemkab Bima.

Penerbitan SK PPPK Paruh Waktu Formasi Tahun 2025 tersebut merupakan momen penting bagi tenaga honorer Kabupaten Bima dan Daerah lainnya. Karena menjadi pengakuan negara atas pengabdian mereka. Juga mendapatkan hak atas gaji, akses  dalam skema perlindungan sosial ASN, termasuk BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang  Perencanaan dan Pengembangan Kepegawaian Abdul Haris M.Pd Jum'at (13/2) menjelaskan, dalam teknis pembagian SK PPPK Paruh Waktu tersebut, peserta diminta membawa satu lembar kontrak kerja yang telah ditandatangani di atas meterai dan menyerahkannya kepada petugas sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"ASN PPPK PW yang telah menerima SK diharapkan segera melaporkan diri ke unit kerja masing-masing untuk diterbitkan   surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) oleh masing-masing perangkat daerah," pungkasnya. (Red)










WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Apel Gabungan di Lapangan upacara Kantor Bupati Bima, Kamis (12/02/26) dengan Pembina apel Bupati Bima Ady Mahyudi.

Pada apel yang turut dihadiri Wakil Bupati  dr. H. Irfan Zubaidy, para pejabat struktural, pejabat fungsional dan staf perangkat daerah tersebut, Bupati Bima dalam amanatnya kembali menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya membangun daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pada tanggal 2 Februari 2026 lalu, Bupati bersama Wakil Bupati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah yang diselenggarakan di Sentul, Bogor.

‎“Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati di hadapan peserta apel.

‎Menindaklanjuti arahan Presiden, Pemerintah Kabupaten Bima terus memperkuat langkah-langkah nyata di daerah. Sejak kepemimpinan Ady–Irfan, berbagai kegiatan gotong royong dan kerja bakti telah dilaksanakan secara rutin di berbagai fasilitas publik maupun di sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Bima.

Bagi Pemerintah Daerah, kegiatan tersebut merupakan bagian dari visi Bima Bermartabat serta wujud komitmen Bupati dan Wakil Bupati Bima dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Kegiatan gotong royong dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai budaya kerja dan budaya hidup masyarakat Kabupaten Bima.

Sehubungan dengan hal itu, Bupati Bima secara tegas meminta seluruh kepala perangkat daerah dan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima untuk memastikan kebersihan lingkungan kerja masing-masing. “Saya meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah dan unit kerja agar memastikan kebersihan lingkungan kantor masing-masing. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan menciptakan kenyamanan bagi para pegawai, sekaligus memberikan kesan yang baik dan kenyamanan bagi masyarakat maupun tamu yang datang bersilaturahmi ke kantor kita,” imbuhnya.

Melalui apel gabungan ini, Bupati Ady Mahyudi berharap semangat menjaga kebersihan tidak hanya menjadi seremonial semata, melainkan menjadi komitmen bersama yang diwujudkan dalam tindakan nyata dan konsisten, demi terwujudnya Kabupaten Bima yang bersih, sehat, dan bermartabat. (Red)



 


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima secara resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak. Keputusan ini diambil merespons tren peningkatan kasus yang signifikan dalam kurun waktu empat bulan terakhir.

Berdasarkan data akumulatif per 31 Januari 2026, tercatat sebanyak 306 kasus campak ditemukan di wilayah Kabupaten Bima sejak Oktober 2025, dengan laporan 1 orang meninggal dunia. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan KLB Campak yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima, Fatahullah, S.Pd di Ruang Rapat Sekretaris Daerah.

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy yang menyempatkan diri menyimak jalannya rapat koordinasi tersebut dalam arahannya mengatakan, Camat dan Kepala Puskesmas sangat krusial sebagai ujung tombak dalam melakukan edukasi dan memastikan cakupan imunisasi di wilayah masing-masing kembali meningkat, terutama pada kelompok umur yang paling terdampak. Untuk langkah pencegahan selanjutnya akan dilakukan Imunisasi Masal.

Wabup H. Irfan menyebut, wabah ini harus ditangani secara serius karena bisa menyebabkan konsekuensi serius seperti infeksi otak, kematian pada anak dan orang dengan sistem imun yang lemah dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan otak atau tuli.


Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dalam paparannya mencatat bahwa distribusi kasus didominasi oleh kelompok usia balita, dengan rincian kelompok umur yang terpapar adalah Usia  1 Tahun: 12,42%, Usia 1 – 5 Tahun: 66,34% (Kelompok paling rentan), Usia 6 – 12 Tahun: 15,69%.

"Angka ini menjadi peringatan serius bagi kita semua. Dengan 306 kasus dan melihat fakta bahwa lebih dari 66 persen penderita adalah anak usia 1 sampai 5 tahun, Pemerintah Kabupaten Bima menetapkan status KLB agar langkah-langkah darurat dan penanganan intensif dapat segera dilaksanakan," ujar Asisten Fatahullah dalam arahannya di hadapan para pejabat terkait dan camat, Perawakilan Kodim 1608/Bima, perwakilan MUI, para Kepala Puskesmas dari wilayah terkait dan Korwil Pendidikan diwilayah terkait. (Red)






WARTA BIMA,- Bupati Bima Ady Mahyudi memimpin Apel Gabungan Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Bima, Kamis (12/2).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, Sekretaris Daerah Bima Adel Linggi Ardi SE,  para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian lingkup Setda, para pejabat struktural, pejabat fungsional dan staf perangkat daerah.

Dalam Apel gabungan tersebut, Bupati Bima mengajak seluruh jajaran untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan hati yang lapang, penuh keikhlasan dan semangat dalam meningkatkan kualitas ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, Bupati Bima juga memaparkan agenda pemerintah daerah selama bulan suci Ramadan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Bima akan kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan dan Ramadan Berbagi yang akan digelar di 18 kecamatan. “Kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat melalui Safari Ramadan dan Ramadan Berbagi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun kebersamaan dan memperkuat silaturahmi dengan masyarakat," ujarnya 

Pada momen tersebut, Bupati Bima meminta kepada seluruh perangkat daerah, khususnya  Perangkat Daerah pembina kecamatan, untuk berpartisipasi aktif dan hadir bersama masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan tersebut.

Apel Gabungan

Dalam  menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, silaturahmi di antara para pejabat struktural, pejabat fungsional dan staf perangkat daerah berlangsung usai pelaksanaan apel. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan dan memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat menjelang bulan yang penuh berkah.

Memasuki Ramadan, atas nama pribadi dan keluarga serta atas nama Wakil Bupati beserta keluarga, Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran pemerintah daerah. “Apabila selama menjalankan tugas dan dalam setiap interaksi terdapat hal-hal yang kurang berkenan, dengan segala kerendahan hati kami memohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. (Red)









WARTA BIMA,- Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy membuka secara resmi kegiatan bimbingan Manasik Haji tingkat Kabupaten Bima Musim Haji 1447 H / 2026 yang berlangsung di Masjid Sultan Muhammad Salahudin Kota Bima, Selasa (10/2).

Wakil Bupati Bima dalam sambutannya mengungkapkan, bimbingan Manasik merupakan bekal krusial bagi para Calon Jamaah Haji (CJH) agar dapat melaksanakan ibadah sesuai rukun dan syariat. 

Menurutnya, Ibadah haji bukan hanya soal kesiapan spiritual, tapi juga ketahanan fisik. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh jamaah untuk mulai mengatur pola makan dan rutin berolahraga ringan dari sekarang. "Manfaatkan manasik ini untuk membangun kemandirian agar di Tanah Suci nanti Bapak dan Ibu bisa beribadah dengan percaya diri, sehingga pulang ke tanah air dengan gelar Haji yang Mabrur," ujarnya.

Terkait penyelenggaraan ibadah haji, Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen dan bertanggung jawab membantu kelancaran penyelenggaraan dan  berharap melalui kegiatan ini, indeks kepuasan jamaah haji asal Kabupaten Bima terus meningkat. Wabup H. Irfan juga mengapresiasi jajaran Kantor Kementerian Haji dan Kementerian Agama Kabupaten Bima atas sinergi yang baik dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji.

Sementara itu sebelumnya Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bima H. Ikhawan Zulkifli,  SE menyampailan, pada tahun 2026 ini sebanyak 566 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bima terdaftar mengikuti rangkaian bimbingan ini.

Durasi pelaksanaan manasik berlangsung selama 5 hari terdiri dari 1 Hari dilaksanakan di tingkat Kabupaten (pembukaan dan materi umum) dan 4 hari akan dilaksanakan secara intensif di  masing-masing kecamatan guna memudahkan koordinasi dan praktek lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag, Plt. Kabag Kesra H. Ahyani, S.Ag dan para Pimpinan Bank terkait. (Red)




 

H. Kasnun saat menerima penghargaan


WARTA BIMA,- Direktur PT. Roci Karawi Sama, H. Kasnun Ahmad berhasil mendapatkan sebuah penghargaan, berupa Sertifikat Pelaku Usaha Distribusi (PUD) dari Pupuk Indonesia (PI). Sertifikat ini diserahkan langsung oleh pihak PI di Yogyakarta pada Rabu kemarin 4 Pebruari 2026.

Usai menerima penghargaan, H. Kasnun mengaku sangat terharu dan bangga atas pencapaian tersebut karena ia dinilai mampu menerapkan pola 7T dalam hal penyaluran Pupuk Bersubsidi di Indonesia, khususnya UREA dan NPK di wilayah Bima Provinsi NTB. "Pola pendistribusian Pupuk 7T ini adalah Tepat waktu, Tepat jumlah, Tepat sasaran, Tepat mutu, Tepat jenis, Tepat tempat dan Tepat harga," ujarnya.

H. Kasnun yang juga Distributor Pupuk untuk wilayah Kecamatan Wawo, Langgudu, Bolo dan Asakota Kota Bima ini mengungkapkan, penghargaan yang diraih tersebut berkat adanya kerjasama yang baik antara Pupuk Indonesia (PI) dengan pihaknya selaku Distributor Pupuk mulai dari tahun 2022 lalu hingga saat ini. 

Menurutnya, sejak dipercaya oleh PI untuk menjadi salah satu distributor pupuk di wilayah Bima pada tahun 2022 lalu, PT. Roci Karawi Sama yang dinakhodainya selalu setia melayani masyarakat dengan baik, terutama dalam hal memenuhi kebutuhan pupuk bagi seluruh petani diberbagai desa dan kecamatan yang ditanganinya.

"Alhamdulillah, sejak tahun 2022 lalu sampai saat ini tidak ada lagi masalah kelangkaan pupuk yang kerap memicu keributan antar warga. Karena stok pupuk terus berlimpah sampai awal tahun 2026 ini," imbuhnya.

H. Kasnun menyebut, dengan terpenuhinya kebutuhan pupuk bagi para petani sejak tahun 2022 hingga 2026 tersebut, PT. RKS saat ini sudah mendapat Sertifikat mitra sebagai PUD di wilayah Kabupaten dan Kota Bima atas kerjasama yang baik dan mengikuti peraturan yang telah ditentukan oleh pihak PI dalam hal 7T dimaksud. Untuk menjaga kepercayaan dari PI ini, pihaknya kedepan akan bekerja lebih baik lagi terutama dengan para Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) ataupun Kios Pengecer dan Koperasi yang berjumlah 113 di empat Kecamatan yakni, Wawo Langgudu, Bolo dan Asakota.

"Para PPTS ini langsung menjual pupuk pada seluruh anggota Kelompok Tani (Poktan) yang sudah tercantum dalam RDKK, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan oleh Pupuk Indonesia (PI)," ungkap H. Kasnun.

Pemilik salah satu Dapur MBG (SPPG) di Kecamatan Wawo ini menambahkan, sejak berkiprah di dunia bisnis khususnya menjadi Distributor Pupuk Bersubsidi UREA dan NPK mulai tahun 2022 lalu, pihaknya mengaku telah mengawali pendistribusian Pupuk diwilayah Kecamatan Sape. Setelah itu, mulai tahun 2023, H. Kasnun kembali membantu para petani dengan melebarkan sayap bisnisnya menjadi distributor pupuk di Kecamatan Wawo, Langgudu dan Asakota. Setahun kemudian, ia dipercaya lagi oleh pihak PI untuk mendistribusikan pupuk di wilayah Kecamatan Bolo, kemudian bertambah lagi di Kecamatan Parado.

"Selain itu, mulai awal tahun 2026 ini, saya kembali dipercaya oleh pihak PI untuk menjadi Distributor Pupuk Bersubsidi pada empat wilayah di Kabupaten dan Kota Bima yakni Kecamatan Wawo, Langgudu, Bolo dan Asakota Kota Bima," pungkasnya. (WB-01)






WARTA BIMA,- Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah yang berlangsung di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2/) .

Rakornas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut dihadiri oleh Wapres Gibran Rakabuming Raka, para Menteri Koordinator dan Menteri terkait. Rakornas ini menjadi wahana bagi Presiden dan para Menteri untuk memberikan taklimat (arahan) kepada para Gubernur, Bupati, Walikota beserta para Wakil Kepala Daerah seluruh Indonesia yang hadir di Sentul International Convention Center, Bogor.

Dalam Rakornas yang mengusung tema "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045" tersebut, Presiden Prabowo dalam arahannya memaparkan capaian pembangunan di bawah pemerintahannya dan mengatakan bahwa kecapaian tersebut merupakan hasil riil, bukan "omon-omon". 

"Saat ini, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) telah menciptakan 3-5 juta lapangan pekerjaan dan setiap hari, sebanyak 60 juta penerima manfaat  dari anak-anak, perempuan hamil, ibu melahirkan hingga Lansia. 

Demikian halnya pada sektor kesehatan, sebanyak 70 juta rakyat Indonesia sudah mendapatkan manfaat dari pelayanan kesehatan gratis melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dalam beberapa bulan ke depan, akan diwujudkan 28.000 koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di masing-masing desa Koperasi yang memiliki manajemen, gudang penyimpanan. Nantinya, tidak akan ada hasil panen yang tidak terjual karena koperasi inilah yang akan mengambil, menyimpan dalam gudang dan mengirim sendiri dan menjual hasil panen Sehingga para petani di sektor pertanian dan perikanan khususnya mendapatkan hasil yang layak". jelas Presiden Prabowo.

Sementara itu, Bupati Bima Ady Mahyudi saat menghadiri Rakornas tersebut menjelaskan bahwa arahan Presiden RI. Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan juga pemaparan para Menteri, baik dari Menteri Koordinator dan Kepala Lembaga Non Departemen yang mengangkat tema Sinergi Pusat dan Daerah menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk merumuskan, mengimplementasikan dan sinergikan kebijakan tersebut di tingkat daerah

Arahan tersebut, lanjut Bupati juga sangat penting untuk memastikan bahwa kebijakan di tingkat daerah harus selaras dengan kebijakan dan arahan pemerintah pusat.

Rakornas tersebut juga dihadiri  Ketua DPRD kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, Dandim 1608/Bima Letkol Arh Samuel Asdianto Limbongan, S.Kom., M.Sc, Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H dan Kepala Kejaksaan Negeri Bima Heru Kamarullah. Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tersebut juga dihadiri Bupati Dompu Bambang Firdaus dan Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan. (Red)






WARTA BIMA,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bima sukses menggelar kegiatan olahraga Catur, Billiard dan Domino antar Wartawan se-Kabupaten Bima yang dipusatkan di Lewamori Resort Kalaki Desa Panda Kecamatan Palibelo, Ahad (1/2).

PT Sumbawa Timur Mining (STM) Dompu menjadi sponsor tunggal dalam kegiatan yang bertajuk "Semarak Hari Pers Nasional (HPN) 2026" mempertandingkan tiga cabang olahraga (Cabor) yang diikuti puluhan wartawan tersebut.

Ketua PWI Kabupaten Bima, Firmansyah, dalam sambutannya menegaskan Pers dan dunia industri merupakan dua pilar pembangunan yang tidak bisa dipisahkan. Kehadiran PT. STM Dompu sebagai sponsor utama dalam kegiatan ini menjadi simbol nyata kolaborasi tersebut.

"Pers butuh keterbukaan informasi, sementara industri butuh pers untuk menyampaikan kontribusi positif kepada masyarakat. Sinergi dengan PT. STM hari ini adalah bukti dampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya Bima dan Dompu," ujarnya.

Firman mengaku, kegiatan olahraga yang dihadiri langsung oleh perwakilan dari manajemen PT. STM, Adam, ini tidak hanya sekadar seremonial. Akan tetapi, para jurnalis se-Kabupaten Bima diajak melepas penat dari tekanan tenggat waktu (deadline) melalui ajang silaturahmi dan adu ketangkasan.

"Ini pertama kalinya kami bersinergi dengan PT STM, berkolaborasi membangun daerah. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk terus merajut kebersamaan ke depan," ungkap Firman.

Ketua PWI Kabupaten Bima dua periode ini menyebut, ada 3 cabang olahraga rekreatif yang dipertandingkan. Mulai dari catur yang menguji strategi, billiard untuk ketangkasan, hingga domino yang penuh dengan suasana kekeluargaan. Firman berpesan agar seluruh anggota tetap menjunjung tinggi sportivitas, selayaknya menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dalam bekerja.

Berikut deretan para juara yang berhasil membawa pulang predikat terbaik, juara I Cabor Catur diraih oleh Abdul Muis dari Media (Gema NTB), juara dua H. Nasir M. Ali (Bimakini) dan ketiga Sumarlin (Kabar Oposisi).

Selanjutnya, pada Cabor Billiard juara I Agus Setiawan (Talkingnews), juara kedua Firmansyah (DetailNTB) yang juga Ketua PWI Kab. Bima dan juara tiga, Oyan (Sangiang Post). Sementara untuk Domino, juara I kembali diraih oleh Abdul Muis (Gema NTB), dua Sumarlin (Kabar Oposisi) dan juara tiga Baharuddin (Cakrawala NTB).

Peraih Medali Emas Porwanas Banjarmasin, H. Nasir sedang meracik strategi jituya


Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah uang tunai dengan rincian, juara 1 sebesar Rp 750 ribu, juara 2 sebesar Rp 500 ribu dan juara 3 sebesar Rp 300 ribu. "Nominal hadiah ini nilainya sama untuk ketiga cabang olahraga yang diperlombakan," ujar Ketua Panitia Pelaksana, Syarifudin dalam sambutannya.

Syarif yang juga wartawan Akurasinewsntb.com ini, menyampaikan terimakasih yang tulus kepada PT STM atas dukungan sehingga suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama memperkuat ikatan kekeluargaan antar-insan Pers di ujung timur Pulau Sumbawa ini.

Menandai kebersamaan, perwakilan PT STM Dompu menyerahkan plakat kepada Ketua PWI Kabupaten Bima, Firmansyah disertai foto bersama dengan pengurus dan para wartawan yang ikut berkompetisi dalam tiga Cabor dimaksud. (WB-01)









WARTA BIMA,- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Bima Muhammad Chandra Kusuma, AP menegaskan, urusan kerasipan sangat penting untuk mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bima dalam mewujudkan birokrasi yang handal akuntabel dan berorientasi hasil.

"Dengan pengelolaan arsip yang baik pemerintah daerah memiliki alat bukti yang terpelihara dan sah yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk kepentingan daerah." ungkap Chandra Kusuma, saat memimpin Rapat internal dengan bidang Kearsipan membahas program kegiatan meningkatkan tata kelola arsip di kantor dinas setempat, Kamis (29/1).

Dalam rapat tersebut, mantan Kadis Perkim ini memberikan motivasi kepada para staf Bidang Kearsipan, agar terus semangat bekerja dan tidak merasa sebagai tempat buangan atau pegawai yang diarsipkan. Para pegawai harus bangga bekerja sebagai pengurus arsip, karena tugas ini membantu pemerintah daerah menyiapkan bukti otentik apabila terjadi masalah hukum, dan juga menyimpan arsip sebagai memori kolektif daerah yang berguna bagi kemajuan kebudayaan dan peradaban masyarakat.

Pada momen tersebut, Kadis Chandra Kusuma juga langsung mengarahkan Kabid dan para staf kearsipan, agar mulai membenahi ruangan tempat penyimpanan arsip sekaligus mengumpulkan arsip-arsip statis yang bernilai sejarah seperti produk hukum, foto foto pembangunan, MoU dan lainya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Basyirun, S.Pd. MPd usai Rapat, mengaku sangat mendukung gerak cepat seorang Kepala Dinas untuk merevitalisasi arsip mengingat ketersediaan arsip sangatlah penting. 

Basyirun yang juga mantan Kasi Kurikulum Dinas Dikpora Kabupaten Bima ini menyebut, Pemerintah Daerah selama ini sering kalah di Pengadilan berkaitan dengan aset lantaran tidak ada bukti yang otentik . Oleh karena itu, pihaknya sepakat dan sangat mendukung mulai mengarsipkan semua administrasi dan peristiwa pembangunan selama Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bima Ady-Irfan saat ini.

Seperti diketahui, sehari sebelumnya, Kadis, bersama Sekdis dan Kepala Kepala Bidan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Bima berkunjung dan bersilaturahim dengan Kepala Museum Samparaja Kota Bima untuk menjajaki kerjasama dibidang kearasipan dan naskah kuno. (WB-01)






Wabup Bima saat merayakan kemenangan bersama skuad Persebi


WARTA BIMA,- Pertandingan derby Liga IV Zona Pulau Sumbawa antara Persebi Bima vs Bima United, yang berlangsung Kamis sore (29/1) di Stadion Lalu Magaparang Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berlangsung sengit.

Laga ini merupakan partai empat besar sekaligus penentuan untuk memperebutkan satu tiket menuju Liga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sejak menit awal, kedua tim menampilkan permainan terbuka dan saling menyerang. Pada babak pertama, Bima United berhasil membuka keunggulan melalui gol dari Erik (10). Namun, Persebi mampu menyamakan kedudukan melalui gol Ardian Muslim (16). Skor imbang 1–1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persebi berbalik unggul setelah Miftahul Islam (5) mencetak gol sekaligus mengubah skor menjadi 2–1. Tidak berselang lama, Bima United kembali menyamakan kedudukan lewat gol kedua Erik (10) sehingga skor akhir menjadi 2–2 hingga waktu normal.

Pertandingan dua tim dari Bima ini dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam babak penentuan tersebut, Persebi berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 6–5, sekaligus memastikan diri meraih tiket untuk melaju ke Liga Nusa Tenggara Barat (NTB).


Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, didampingi Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi dan Staf Ahli Bupati  Afifudin, SE., MM, menyaksikan secara langsung pertandingan tersebut mengungkapkan, laga yang berlangsung penuh semangat sportivitas dan kekeluargaan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dimaknai sebagai pertandingan persaudaraan antar daerah di Pulau Sumbawa. 

Dikatakan Wabup, kehadiran dirinya beserta jajaran pada pertandingan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bima terhadap pengembangan olahraga prestasi, khususnya sepak bola, juga menjadi motivasi bagi para atlet daerah untuk terus berprestasi dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

"Pemerintah Kabupaten Bima berharap, melalui pertandingan ini tidak hanya lahir prestasi olahraga, tetapi juga semakin mempererat persatuan, kebersamaan, dan persaudaraan antar masyarakat di Pulau Sumbawa," pungkas Wabup H. Irfan. (Red)







Monitoring di SPPG milik H. Kasnun


WARTA BIMA,- Camat Wawo, Syarifudin Bahsyar, S. Sos didampingi Kapolsek IPTU Iksan melakukan monitoring ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Peduli Umat Mbojo milik H. Kasnun Ahmad dan SPPG Wawo Kambilo yang dinakhodai oleh Sri Rahmatiar.

Monitoring ini merupakan bagian dari agenda pemantauan pada sejumlah Dapur SPPG, guna memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicetus oleh Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.   

Dalam kunjunganya pada dua SPPG tersebut, Camat Wawo bersama Kapolsek meninjau langsung proses pengolahan layanan MBG, mulai dari pencatatan administrasi, sistem pelaporan hingga penyediaan menu gizi harian.

Camat Wawo Syarifudin Bahsyar, S. Sos mengatakan, kegiatan monitoring pada dua SPPG di Kecamatan Wawo tersebut, merupakan salah satu bentuk tanggung jawab moralnya sebagai kepala wilayah, dengan harapan program dari pemerintah pusat ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses.

Selain itu, monitoring ini merupakan kolaborasi yang baik antara unsur Muspika Wawo dengan pihak pengelola Dapur MBG, dalam rangka mengantisipasi timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus sebagai upaya meningkatkan pelayanan terhadap para penerima manfaat.

"Kami turun monitoring sebagai salah satu langkah antisipasi dalam mencegah timbulnya isu-isu negatif di Dapur SPPG, meskipun hasil pantauan kami selama ini tidak ada masalah, karena program MBG di Wawo relatif aman dan lancar," ujarnya.

Saat Monitoring di SPPG yang Dipimpin Sri Rahmatiar

Pada kesempatan tersebut, Camat Wawo meminta kepada pihak pengelola SPPG, terutama para pengawas yang mengantar makanan MBG pada tiap-tiap Sekolah, agar bisa mencatat apapun bentuk keluhan dari siswa (penerima manfaat), khususnya yang berkaitan dengan menu MBG. "Kalau ada keluhan siswa buatkan catatan khusus, supaya bisa dievaluasi dan diperbaiki kedepan," imbuhnya. 

Dalam kunjunganya pada dua dapur MBG ini, Camat Syarif juga meminta kepada kepala SPPG dan tenaga ahli dibidang Gizi, agar bisa mensosialisasikan setiap menu MBG yang memiliki kadar gizinya kepada masyarakat penerima manfaat. Paling tidak harus ada pertemuan rutin dengan tujuan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti munculnya kritikan dan aksi protes yang berkaitan dengan menu-menu makanan MBG yang disajikan oleh pihak SPPG.

Tidak hanya itu, dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat penerima manfaat, jika ada menu MBG yang dinilai tidak cocok dan kurang gizinya harap dilaporkan ke pihak SPPG saja, jangan langsung diunggah lewat Medsos. Sebaliknya, pihak pengelola SPPG juga jangan melawan kalau ada masyarakat yang keberatan dengan menu MBG, tapi harus disikapi dengan bijak sebagai bahan untuk perbaikan kedepan. Pihaknya berharap masyarakat Wawo dapat memahami kandungan gizi dalam menu MBG yang dibagikan setiap hari. Karena di semua kantor SPPG itu sudah ada ahli gizi yang ditugaskan oleh negara untuk memilih dan menyortir setiap makanan yang disajikan kepada seluruh penerima manfaat MBG, khususnya di Kecamatan Wawo.

"Intinya, kami menilai kualitas menu yang disajikan oleh dua SPPG ini seperti ayam, telur, sayur, buah-buahan dan lainnya sudah sesuai dengan standar dari Badan Gizi Nasional (BGN)," pungkas Camat Syarifudin Bahsyar. (WB-01)




meninjau langsung proses pengelolaan layanan, mulai dari pencatatan administrasi, sistem pelaporan, hingga penyediaan menu gizi harian. Ia mengapresiasi penggunaan handbook harian yang dikeluarkan setiap SPPG sebagai bentuk transparansi dan pengawasan int

Bupati Bima saat menerima Penghargaan UHC


WARTA BIMA,- Pada tanggal 20 Pebruari 2025 lalu, Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta.

Dari kepemimpinannya yang baru berjalan 11 bulan tersebut, Bupati Ady Mahyudi bersama Wabup Bima, dr. H. Irfan Zubaidy (Ady-Irfan) sudah menorehkan prestasi fenomenal khususnya pada bidang kesehatan. Terbukti, pada hari ini Selasa 27 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Bima meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) yang diimplementasikan dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Bima. Keberhasilan ini menunjukkan capaian yang membanggakan dalam pemenuhan layanan kesehatan.

Piala UHC Award merupakan simbol penghargaan tinggi dalam mewujudkan cakupan perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi penduduk di daerah dalam program JKN. Kabupaten Bima masuk sebagai salah satu dari 394 kabupaten/kota termasuk 31 provinsi di seluruh indonesia yang mendapatkan penghargaan UHC Award dengan Kategori Madya. 

Pada tahun 2024 lalu, Pemerintah Kabupaten Bima meraih UHC Award Pertama dan kembali meraih anugerah UHC Pratama tahun 2025.

Seiring meningkatnya cakupan Kepesertaan BPJS mengantarkan Kabupaten Bima meraih Kategori UHC Madya. Piala UHC ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Wakil Mendagri Ribka Haluk dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti di Ballroom JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron dalam sambutannya mengatakan, capaian  ini menjadikan JKS kesehatan tidak saja besar tetapi juga sangat cepat karena dalam waktu 10 tahn Indonesia bisa mencapai UHC. Sementara, negara lain seperti Austria dan Belgia memerlukan waktu 70 tahun untuk mencapai cakupan seperti Indonesia. Hal ini bisa dicapai melalui sinergi  dan pemanfaatan teknologi yang luar biasa dan kerjasama yang baik dengan Kementerian Kesehatan RI.

Sementara itu, Bupati Bima Ady Mahyudi di sela-sela acara penganugerahan penghargaan tersebut mengungkapkan, UHC Award Madya ini berhasil diraih karena  Pemerintah daerah telah secara konsisten menunjukkan komitmen dalam program JKN sebagai salah satu program strategis nasional. Antara lain dengan integrasi jaminan kesehatan daerah ke dalam program JKN sebagai langkah memperluas cakupan perlindungan kesehatan yang bermutu. 

"Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi atas peran Pemkab Bima yang telah berkomitmen dengan memastikan kepesertaan minimal 98 persen dan keaktifan minimal 80 persen dari jumlah penduduk.

Data dari BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa pada tahun 2025, cakupan Kepesertaan BPJS di Kabupaten Bima mencapai minimal 98 persen dan keaktifan kepesertaan minimal 85 persen serta partisipasi Pemerintah Daerah 10 persen dari jumlah penduduk. "Saya berharap kedepan Pemerintah Kabupaten Bima akan terus berupaya maksimal supaya cakupan keikutsertaan terus mengalami peningkatan," pungkas Bupati Bima Ady Mahyudi. (Red)




MARI themes

Diberdayakan oleh Blogger.