Legislator H. Yasin Siapkan Rumah Singgah Gratis bagi Warga yang Berobat di RSUP NTB
![]() |
| H. Yasin, MM. Inov |
WARTA BIMA,- Sebagai wujud kepedulian dan rasa empati pada masyarakat, terutama warga yang sakit dan keluarga pasien dirujuk berobat lanjut di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB. Salah seorang anggota DPRD Provinsi NTB, H. Yasin, MM. Inov, saat ini telah menyiapkan secara gratis satu unit Rumah Singgah yang berlokasi di BTN Royal Mataram Kecamatan Sekarbela Kota Mataram.
Menurutnya, rumah singgah tersebut murni disediakan untuk membantu meringankan beban keluarga pasien, khususnya yang berasal dari berbagai desa yang ada di wilayah Kecamatan Wawo. "Jadi mulai saat ini, kalau ada keluarga kita dari Wawo yang dirujuk berobat lanjut di RSUP NTB Mataram, saya sudah siapkan rumah singgah yang layak untuk ditempati keluarga pasien yang ingin beristirahat tidur, mandi dan lainnya," ujar H. Yasin saat kegiatan Reses dan Silaturahmi dengan masyarakat pada beberapa desa di Kecamatan Wawo.
Meskipun rumah singgah yang disediakan itu hanya memiliki 4 kamar untuk tidur dan aktivitas lainya. Namun keberadaannya dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama keluarga pasien dari Wawo yang kesulitan mendapat tempat tinggal sementara, seperti rumah kos dan lainnya di Kota Mataram.
"Saat ini memang sudah ada Rumah Singgah yang disediakan oleh Pemprov NTB, tapi terkadang rumah itu sudah penuh dengan keluarga pasien. Makanya saya siapkan satu rumah singgah ini secara khusus untuk meringankan beban warga, terutama keluarga kita yang berasal dari Kecamatan Wawo," ujarnya.
Yasin menyebut dengan adanya rumah singgah yang disediakan secara gratis tersebut, pihaknya mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat Wawo, terutama warga yang sakit dan keluarganya yang berobat lanjut di RSUP NTB, agar dapat menempati rumah tersebut meskipun dengan fasilitas yang terbatas.
"Kalau ada keluarga pasien yang ingin tinggal sementara di rumah itu silakan hubungi saya, karena saya selalu siap membantu dan melayani masyarakat, terutama para pasien dan keluarganya yang membutuhkan pertolongan saat berobat di Mataram," pungkasnya. (WB-01)





















