Hariman, SE.,M.Si

WARTA BIMA,- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) bersama pihak Inspektorat dan Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bima, memfasilitasi kegiatan pendampingan penyempurnaan hasil Evaluasi Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Perangkat Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat BAPPEDA Kabupaten Bima, Jum,at (10/7).

Kepala BAPPEDA Kabupaten Bima, Hariman, SE.,M.Si mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti hasil evaluasi SAKIP melalui penyempurnaan dokumen perencanaan dan dokumen kinerja sesuai rekomendasi evaluator.

Menurutnya, kegiatan pendampingan ini difokuskan pada perbaikan berbagai komponen penilaian SAKIP yang meliputi penyelarasan Indikator Kinerja Utama (IKU), Renstra, Renja Tahun 2026, Perjanjian Kinerja (PK), Laporan Kinerja serta kesesuaian dokumen dengan RPJMD Kabupaten Bima dan SIPD RI. 

"Melalui forum ini, perangkat daerah memperoleh pendampingan teknis agar setiap catatan hasil evaluasi dapat ditindaklanjuti secara tepat, sehingga kualitas dokumen perencanaan dan akuntabilitas kinerja semakin meningkat," terang Hariman.

Mantan Kabag Ekonomi dan Irbansus Inspektorat Kabupaten Bima ini mengaku, sebagai koordinator perencanaan pembangunan daerah, BAPPEDA Kabupaten Bima berperan aktif memfasilitasi proses penyempurnaan hasil evaluasi SAKIP, dengan menghadirkan Inspektorat dan Bagian Organisasi Setda sebagai pendamping teknis. 


Hariman menambahkan, sinergi ini diharapkan mampu memperkuat implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di seluruh perangkat daerah, mewujudkan perencanaan yang lebih terukur, efektif, dan berorientasi pada hasil, sekaligus mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta nilai SAKIP Pemerintah Kabupaten Bima. (Red)










WARTA BIMA,- Ketua Dekranasda Kabupaten Bima, Murni Suciyanti Ady Mahyudi memanfaatkan kesempatan mengikuti rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas Tahun 2026 dengan mengunjungi sejumlah stand pameran kerajinan dari berbagai provinsi serta kabupaten dan kota se-Indonesia yang dipusatkan di Trans Studio Mall (TSM) Kota Makassar Sulsel, Kamis (9/7).

Dalam kunjungannya, Murni Suciyanti menyaksikan beragam produk unggulan daerah, mulai dari wastra tradisional, kriya berbahan alam, anyaman, tenun, hingga produk ekonomi kreatif yang menjadi ciri khas masing-masing daerah. Ia juga berdialog dengan para perajin dan pengelola stand untuk bertukar informasi mengenai inovasi produk, pengemasan, serta strategi pemasaran.

Menurutnya, pameran Dekranas merupakan ruang yang sangat penting untuk memperluas wawasan sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan produk kerajinan daerah. "Setiap daerah memiliki keunikan dan kekuatan tersendiri. Banyak inovasi yang bisa menjadi referensi untuk terus meningkatkan kualitas produk kerajinan Kabupaten Bima agar semakin berdaya saing," ujarnya.

Murni Suciyanti yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima ini menambahkan, momentum Dekranas tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga wadah mempererat jejaring antardaerah dalam mendukung kemajuan UMKM dan pelestarian warisan budaya Indonesia.

Seperti diketahui, Pameran HUT ke-46 Dekranas Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Makassar tersebut diikuti oleh ratusan stand dari Dekranas Pusat, Dekranasda provinsi, kabupaten, kota, kementerian, serta pelaku UMKM dari berbagai penjuru tanah air. Kegiatan ini menjadi etalase kekayaan kriya dan wastra Nusantara sekaligus mendorong peningkatan daya saing produk kerajinan Indonesia. (Red)







 

Bupati Bima

WARTA BIMA,- Upacara peringatan Hari Jadi Bima (HJB) yang ke-386 pada Minggu (5/7) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima  Godo-Woha menjadi Puncak seluruh rangkaian kegiatan HJB  tahun ini 

Dalam prosesi upacara yang turut dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.,M.I.P., Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini., Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, S.H, Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, Bupati Bima Ady Mahyudi yang bertindak selaku pembina upacara menyampaikan beberapa pesan.

Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap roda pembangunan daerah. "perayaan yang mengusung tema "Bersatu Dalam Harmoni" ini harus dijadikan momentum penting untuk mempererat kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Bima ke depan," ujarnya.

Menurutnya, peringatan Hari Jadi Bima ini adalah momentum bersama bagi seluruh masyarakat untuk terus bersatu dalam harmoni, menjaga sinergi dan melanjutkan estafet pembangunan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Bima. 

Bupati Bima dalam pidatonya juga mengungkapkan, warisan terbesar yang ditinggalkan oleh para leluhur bukan hanya sejarah yang patut dikenal, tetapi juga nilai-nilai luhur yang harus terus dihidupkan.

"Dari tanah Bima inilah tumbuh generasi-generasi yang berani menghadapi tantangan zaman, namun tetap teguh menjaga identitas budaya, adat istiadat dan nilai-nilai Islam sebagai fondasi kehidupan. Inilah kekuatan sejati yang harus kita rawat dan wariskan kepada generasi penerus," pungkas Bupati Ady Mahyudi.


Hadir dalam upacara peringatan HJB tersebut antara lain unsur FORKOPIMDA, para pejabat teras Pemkab Bima, pimpinan instansi vertikal, BUMN, Majelis Adat Dana Mbojo, Ketua TP PKK Ny. Murni Suciyanti, Ketua Umum GOW Ny. Hj. Anita H. Irfan, Ketua DWP Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi, SE serta para tokoh masyarakat.

Personel yang bertugas pada upacara HJB tahun ini, pembaca naskah UUD 1945 Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, S.IP, Pemimpin upacara Irbansus Inspektorat H. Muhammad Taufan Aga, S.STP., MPA, CGCAE, Perwira Upacara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bima Irfan, DJ, SH, Pasukan Pengibar Bendera Kabupaten Bima, dipandu Korps Musik Drumband Gita Bahana Aparatur Pemkab Bima dan paduan suara Gabungan Guru Kecamatan Woha. (Red)










WARTA BIMA,- Komitmen Kodim 1608/Bima dalam mendukung pemberantasan peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di RT 04 RW 02 Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Sabtu (4/7). 

Operasi yang dipimpin langsung oleh Pasi Intel Kodim 1608/Bima Kapten Inf. Bambang Herwanto bersama personel gabungan Koramil 1608-07/Monta tersebut berhasil mengamankan dua terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika jenis sabu.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas transaksi narkoba di wilayah Desa Tangga. Menindak lanjuti laporan tersebut, Babinsa setempat melaporkan pada Kodim 1608/Bima untuk dilakukan pendalaman dan koordinasi secara berjenjang. Setelah memperoleh petunjuk yang cukup, tim bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi dan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial DRP (30) dan APM (19).

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa empat klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 1,07 gram. Selain itu, turut diamankan uang tunai sebesar Rp707.000, tiga unit telepon genggam (Handphone), dua korek api, dua sedotan yang telah dimodifikasi, satu tas kecil, satu dompet, serta satu bendel plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika.

Setelah operasi selesai, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan ke Makodim 1608/Bima untuk pemeriksaan awal sebelum diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Bima. Penyerahan dilakukan langsung oleh Pasi Intel Kodim 1608/Bima kepada Kanit Narkoba Polres Bima Bripka Fikri Rahman, S.H.

Selanjutnya, petugas Satresnarkoba melakukan penimbangan dan pengujian barang bukti menggunakan testing kit dengan hasil seluruh sampel dinyatakan positif mengandung narkotika jenis sabu. Dari hasil pengujian tersebut diketahui berat bersih barang bukti mencapai 0,47 gram.

Keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dan Polri dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Bima. Kodim 1608/Bima menegaskan akan terus mendukung upaya pemberantasan narkotika serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Langkah tersebut dinilai penting guna mewujudkan generasi muda yang sehat serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan bebas dari narkoba. (Red)













WARTA BIMA,- Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, S.H., didampingi Wakil Ketua II DPRD Kota Bima M. Ryan Kusuma Permadi, S.H., Ketua Komisi II Gina Andriani, serta Anggota DPRD Kota Bima Amir Syarifuddin, S.H.I., menerima audiensi dan penyampaian aspirasi dari Aliansi BEM Nusantara di Kantor DPRD Kota Bima.

Dalam aksi tersebut, Aliansi BEM Nusantara menyampaikan delapan tuntutan yang menjadi perhatian mereka, yakni evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), evaluasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pengawasan terhadap alat tera dan timbangan di gudang serta pelabuhan, penanganan kelangkaan dan kenaikan harga LPG 3 kilogram, pemerataan pembangunan jalan dan penerangan jalan, pengaktifan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), penertiban aktivitas galian C yang tidak memiliki izin, serta penertiban parkir liar di RSUD Kabupaten Bima.

Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, S.H., menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara terbuka sebagai bagian dari pelaksanaan demokrasi. Menurutnya, DPRD memiliki fungsi untuk menyerap, menampung, dan menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

"DPRD Kota Bima menerima seluruh aspirasi yang disampaikan. Setiap poin tuntutan akan menjadi bahan pembahasan dan akan kami tindak lanjuti melalui mekanisme yang berlaku, baik melalui rapat kerja, rapat dengar pendapat maupun koordinasi dengan instansi terkait," ujarnya.

Syamsurih juga menegaskan bahwa beberapa persoalan yang menjadi tuntutan mahasiswa, seperti kelangkaan LPG 3 kilogram, pengawasan terhadap aktivitas galian C, hingga pengaktifan kembali BUMD, memang telah menjadi perhatian DPRD dan terus dikawal melalui fungsi pengawasan.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Bima, M. Ryan Kusuma Permadi, S.H., menyampaikan bahwa DPRD berkomitmen mengawal setiap persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD sangat diperlukan agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara objektif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Audiensi berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Di akhir pertemuan, DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi yang disampaikan Aliansi BEM Nusantara melalui langkah-langkah konkret sesuai fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dimiliki DPRD demi kepentingan masyarakat Kota Bima. (Red)






WARTA BIMA,- Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE didampingi Wakil Wali Kota Bima melantik dan mengambil sumpah 89 pejabat Administrator dan Pengawas pada lingkungan Pemerintah Kota Bima, Rabu (1/7). 

Prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Walikota Bima tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, Camat, dan Lurah se-Kota Bima.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan momentum penyerahan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, jabatan bukanlah sebuah hadiah, tetapi ujian yang menuntut integritas, dedikasi, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Semakin tinggi jabatan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul, bukan hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT," tegas Wali Kota.

Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak menyalahgunakan kewenangan serta senantiasa menjadikan jabatan sebagai kesempatan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Wali Kota juga menekankan bahwa masyarakat tidak akan mengingat lamanya seseorang menduduki jabatan, tetapi akan mengingat kualitas pelayanan dan pengabdian yang diberikan.

Selain memberikan pesan kepada pejabat yang dilantik, Wali Kota turut menyampaikan motivasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya mereka yang belum memperoleh kesempatan promosi jabatan. Ia mengajak seluruh ASN untuk tetap menjaga semangat pengabdian, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, perjalanan karier seorang ASN bukanlah perlombaan lari cepat, melainkan maraton panjang yang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan dedikasi. Promosi jabatan, lanjutnya, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan seorang ASN, melainkan bagaimana tetap memberikan pelayanan terbaik di mana pun ditempatkan.

Wali Kota juga mengingatkan agar pejabat yang baru dilantik tidak merasa lebih unggul, sementara ASN yang belum memperoleh promosi tidak merasa kurang dihargai. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan merupakan hasil kerja kolektif seluruh ASN, bukan keberhasilan individu maupun satu organisasi perangkat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi Pemerintah Kota Bima, mulai dari keterbatasan ruang fiskal daerah, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan investasi, hingga tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin tinggi.

Untuk itu, ia mengajak seluruh ASN memperkuat budaya kolaborasi, saling mendukung, saling menghargai, dan bekerja secara sinergis demi mewujudkan pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Menutup arahannya, Wali Kota Bima mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang telah dilantik serta berpesan agar senantiasa menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan. Menurutnya, kepercayaan merupakan sesuatu yang sulit diperoleh, namun sangat mudah hilang apabila tidak dijaga dengan baik.

"Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah dan menguatkan ikhtiar kita dalam membangun Kota Bima yang lebih sejahtera," pungkasnya. (Red)












WARTA BIMA,- Menyambut Hari Jadi ke-386 Bima tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bima Senin (29/6) menggelar Pawai Budaya Rimpu bertajuk "Pesona Dana Mbojo" yang kengusung tema "Bima Bermartabat Dalam Harmoni Budaya". 

Pawai yang berlangsung di ruas jalan negara lintas Bima - Sumbawa ini sukses menyedot perhatian warga sepanjang rute pawai dengan pakaian adat khas daerah dan atraksi masing-masing paguyuban Etnis Nusantara yang berpartisipasi pada event tahunan pemerintah kabupaten Bima tersebut.

Pasukan berkuda dari pasukan Kodim 1608/ Bima menjadi yang terdepan pada formasi pawai,  kemudian disusul drumband Gita Bahana Aparatur Pemerintah Kabupaten Bima dan disusul barisan TP. PKK kabupaten Bima, Sekretariat Daerah  barisan lainnya mengenakan busana tenun Bima, Rimpu, sanggentu tembe bagi wanita dan Sambolo  tenun Bima dan saremba tembe.

‎Bupati Bima, Ady Mahyudi, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme luar biasa dari seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan yang ikut serta dalam meramaikan pawai budaya ini. 

Ia menyebut, Pawai Rimpu bukan sekadar rutinitas perayaan tahunan, melainkan wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga, merawat, dan melestarikan warisan leluhur Dana Mbojo. "Di usia Kabupaten Bima yang ke-386 ini, melalui tema 'Bima Bermartabat Dalam Harmoni Budaya', saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu, menjaga harmoni, dan bangga terhadap identitas budaya kita sendiri di tengah arus modernisasi," ujar Bupati Ady Mahyudi yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti bersama Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy. Kapolres Bima Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,M.H., Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan,.M.Sc, seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta staf, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah instansi vertikal l, BUMN, Satuan Pendidikan hingga paguyuban Etnis Nusantara.

Pawai yang berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan penarikan doorprize bagi para peserta pawai dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dan sejumlah hadiah menarik lainnya. (Red)










 

Bupati Bima membuka festival diawali pemukulan gong


WARTA BIMA,- Pemerintah Kabupaten Bima mengawali rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Bima (HJB) ke-386 dengan menggelar Festival Pesona Dana Mbojo di halaman Kantor Bupati Bima, Senin malam (29/6).

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy didampingi Forkopimda menandai   dimulainya perhelatan budaya yang akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 30 Juni sampai dengan 1 Juli 2026.

Malam pembukaan berlangsung semarak dan dihadiri Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan. M.Sc, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah  Adel Linggi Ardi, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan, , pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN, tokoh masyarakat dan ribuan warga yang memadati area festival.

“Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya”, menjadi tema Festival Pesona Dana Mbojo tahun ini, sebagai wadah untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah yang berpadu dengan sentuhan kreativitas masa kini. 

Beragam pertunjukan seni kontemporer berbasis tradisi, kolaborasi musik tradisional Bima oleh talenta lokal, hingga lomba peragaan busana tenun khas Bima dan lomba LASQI menjadi suguhan utama yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Bupati Bima Ady Mahyudi dalam sambutannya mengungkapkan, Festival Pesona Dana Mbojo bukan sekadar agenda hiburan, tetapi memiliki makna yang lebih besar sebagai media untuk merawat sejarah, memperkuat identitas budaya, dan membangun optimisme masyarakat dalam menyongsong masa depan Kabupaten Bima.

Menurutnya, Festival ini menjadi ruang bertemunya tradisi dan kreativitas. Warisan budaya yang kita miliki harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus agar tetap menjadi identitas Kabupaten Bima.


Bupati Bima menambahkan, selain menjadi panggung seni budaya, Festival Pesona Dana Mbojo turut menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memamerkan beragam produk unggulan khas Kabupaten Bima. Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada para pengunjung.

"Melalui Festival Pesona Dana Mbojo ini, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bima berharap semangat mencintai budaya dan produk lokal semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga budaya tidak hanya menjadi warisan yang dijaga. Tetapi juga menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, berdaya saing dan Bermartabat. (Red)








WARTA BIMA,- Kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bima berhasil meraih prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Mataram mulai 26 hingga 28 Juni 2026.

Pada Iven tersebut, sebanyak 7 orang atlet yang menjadi duta PWI Kabupaten Bima sukses meraih golden tiket (tiket emas) untuk menuju ajang bergensi Pekan Olahraga Antar Wartawan Nasional (Porwanas) yang direncanakan berlangsung pada Mei 2027 mendatang di Provinsi Lampung.

Adapun tujuh atlet dari PWI Kabupaten Bima yang dinyatakan lolos ke Porwanas tersebut, yakni Samsudin (nuansapost.com) dan Agus Setiawan (talkingnews.com) yang lolos pada Cabang Olahraga (Cabor) Biliar perseorangan. Seementara pada cabor Domino ada Baharudin (cakrawala.com), Indra Alam (ompunet.com) dan Syaiful (bimayoday.com) dan M Khardi alias Oyan (sangiangpost.com) lolos usai berhasil mengalahkan atlet utusan dari PWI daerah lain di NTB.

Pada cabang olahraga Catur, Abdul Muis (gemantb.com) dan HM. Natsir Ali (bimakini.com) lolos dengan meraih peringkat memuaskan. Keduanya diperkirakan akan meraih medali pada Porwanas Lampung kali ini.  Untuk diketahui, atlet catur HM. Natsir merupakan peraih medali emas dan perunggu pada ajang Porwanas yang berlangsung di Kota Banjarmasin Kalimatan Selatan pada tahun 2024 lalu.

Kontingen PWI Kabupaten Bima


Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Bima, Firmansyah mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh duta PWI dalam ajang Porwada NTB kali ini. "Saya puas dan bangga atas prestasi ini," ucapnya di sela-sela malam ramah tamah di Kota Mataram, Ahad malam (28/6).

Pihaknya menyampaikan terimakasih pada semua pihak yang turut serta membantu pihaknya selama persiapan, keberangkatan hingga kembali lagi ke Bima dengan membawa prestasi. "Prestasi ini merupakan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bima. Kami membawa nama daerah. Masih banyak daerah lain yang menginginkan prestasi yang sama namun belum berkesempatan," ujarnya.

Firman menambahkan, dalam sisa waktu sekitar 10 bulan lagi menuju Porwanas Lampung, dirinya bersama sejumlah atlet dari PWI Kabupaten Bima akan terus melakukan persiapan dan terus latihan. "Untuk meningkatkan kemampuan para atlet ini, kami akan berkunjung ke daerah-daerah lain di NTB untuk meningkatkan mental bertanding dan mengasah kemampuan guna meraih hasil terbaik pada ajang Porwanas Lampung tahun 2027 mendatang," pungkasnya. (Red)







Mataram,- Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 resmi bergulir. Seremonial pembukaan iven olahraga bergengsi antar-jurnalis ini berlangsung meriah di Sport Center Universitas Mataram (Unram), Jumat siang (26/06).

Ajang untuk memperkuat Soliditas Pers dan Jaring Atlet Menuju Porwanas 2027 ini diikuti sekitar 300 peserta dan official tim dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi NTB.

Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme luar biasa dari para insan pers yang hadir memenuhi arena pembukaan. Ia menegaskan bahwa Porwada kali ini tidak hanya sekadar kompetisi lokal, melainkan juga momentum penting bagi PWI NTB untuk menjaring potensi terbaik.

"Melalui Porwada PWI NTB 2026 ini, kita berharap dapat melahirkan atlet-atlet wartawan berprestasi dari NTB yang siap dikirim dan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Lampung pada tahun 2027 mendatang," pungkas Ahmad Ikliluddin.

Iven ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik mewakili Gubernur NTB. Pada kesempatan tersebut, Ahsanul Khalik menekankan bahwa pers dan wartawan adalah salah satu komponen bangsa yang sangat strategis, yang sejarahnya bahkan menjadi wadah membangkitkan perjuangan kemerdekaan RI.

"Semangat perjuangan itu mengharuskan media saat ini untuk terus bertanggung jawab dan independen dalam mengawal proses pembangunan di Nusa Tenggara Barat. Pemerintah Provinsi NTB memiliki keterkaitan strategis dengan insan pers menuju NTB Makmur Mendunia," ujar Juru Bicara Gubernur NTB tersebut. 

Menurutnya, olahraga menjadi solusi yang sangat tepat untuk meningkatkan soliditas dan solidaritas sesama insan pers di NTB. "Olahraga ini bukan hanya mencari prestasi semata, tetapi merupakan semangat untuk hidup sehat. Dari tubuh yang sehat, akan melahirkan pikiran yang suci," imbuhnya.

Dukungan penuh terhadap kesuksesan acara juga datang dari Pemerintah Kota Mataram. Wali Kota Mataram yang diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Mataram, H. Lalu Martawang menyatakan kebanggaannya atas dipilihnya Ibu Kota Provinsi sebagai pusat pelaksanaan Porwada.

"Kami hadir mewakili Pak Wali Kota yang menugaskan langsung untuk menyambut jajaran pengurus dan seluruh peserta Porwada PWI NTB. Kota Mataram sangat mengapresiasi karena Porwada ini bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi ruang silaturahmi yang luar biasa bagi wartawan," ungkap Lalu Martawang.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Wakil Rektor II Universitas Mataram, Prof. Akmaludin. Selaku perwakilan penyedia tempat penyerahan medali dan pembukaan, pihaknya menyambut hangat kehadiran ratusan jurnalis dari seluruh penjuru NTB di kawasan kampus Unram dan berharap fasilitas sport center yang ada dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian pertandingan.

Pembukaan ditutup dengan foto bersama dan seremonial penyatuan mata air kehidupan Sasambo (Sasak, Samawa, Mbojo) yang menandai dimulainya rangkaian pertandingan dari berbagai cabang olahraga yang akan berlangsung. (Red)









KUPT Pertanian Wawo saat menyerahkan bantuan bibit Jagung pada petani


WARTA BIMA,- Sebanyak 18 Kelompok Tani (Poktan) yang tersebar pada berbagai desa diwilayah Kecamatan Wawo, saat ini kembali mendapat bantuan bibit (benih) Jagung dengan varietas yang tergolong baru bagi masyarakat Wawo. Bibit jagung dengan merek Maxxi 1 tersebut diterima oleh 18 ketua Poktan di halaman Kantor BPP Kecamatan Wawo, Rabu kemarin (24/6).

Kepala UPT Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Wawo, Iwan Purnamawan, SP didampingi Koordinator Penyuluh (Korluh), Emi Kusrini, S.ST usai pembagian bibit mengatakan, benih jagung hibrida varietas Maxxi 1 tersebut diperuntukan kepada 18 Kelompok Tani yang tersebar di seluruh desa se-Kecamatan Wawo, kecuali Desa Riamau.

"Jumlah keseluruhan benih jagung yang kita salurkan pada 18 Poktan ini sebanyak 2.715 kilogram, dengan luas lahan mencapai 181 Hektar (Ha)," ujarnya.

Iwan menyebut, bibit jagung Maxxi yang sudah diterima oleh 18 Poktan di Kecamatan Wawo tersebut, nantinya akan dipergunakan untuk Musim Kemarau dua (MK-2) atau MT-3, dengan jadwal tanam dimulai pada bulan Juli hingga September 2026 mendatang.

Emi Kusrini saat menunjukan bibit Jagung yang disalurkan ke 18 Poktan 


Sementara itu, Kepala BPP Kecamatan Wawo yang kini sudah berubah nama menjadi Koordinator Penyuluh (Korluh), Emi Kusrini, S.ST mengungkapkan, selain mendapat bibit jagung, sejumlah Kelompok Tani yang tersebar diberbagai wilayah Kecamatan Wawo juga akan mendapat program bantuan Irigasi Pompa Air (Irpom) dari Pemerintah.

"Pelaksanaan program Irpom ini dipastikan akan dimulai pada awal Juli 2026 mendatang," ujarnya.

Emi Kusrini menyebut, Kelompok Tani yang mendapat program Irpom tersebut berjumlah sebanyak 9 Poktan yang terdiri dari 4 Poktan di Desa Raba dan masing-masing 1 Poktan di Desa Kombo, Tarlawi, Kambilo, Maria Utara dan Desa Ntori. "Program ini nantinya akan dikerjakan oleh ketua dan anggota Poktan di desanya masing-masing. Bahkan anggaranya pun langsung masuk melalui rekening kelompok yang bersangkutan," terangnya.

Tidak hanya itu, pada pertengahan tahun 2026 ini, sebanyak 28 Kelompok Tani di Kecamatan Wawo juga akan mendapat program Optimalisasi Lahan (Oplah) dari Pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, dengan luas lahan mencapai 231 Hektar (Ha).

"Tujuan program Oplah ini untuk menanam Padi bagi masyarakat, dari satu kali setahun bisa meningkat menjadi tiga kali dalam setahun atau dari IP 2 ke IP 3," imbuhnya.

Emi Kusrini menambahkan, pada tahun 2026 ini juga, tiga desa di Kecamatan Wawo dipastikan akan mendapat program Bor Air Sumur Dalam. Tiga desa tersebut yakni Desa Kombo, Kambilo dan Desa Ntori. "Pada intinya, semua program yang masuk di Kecamatan Wawo, seperti Irpom, Oplah dan Bor Air ini tujuannya untuk meningkatkan Swasembada Pangan sesuai yang ditargerkan oleh Pemerintah Pusat," pungkasnya. (WB-01)






Mataram,- Perhelatan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2026 siap digelar. Seluruh rangkaian persiapan menjelang pembukaan kompetisi olahraga antar-kuli tinta ini dinyatakan telah rampung 100 persen. Mulai dari kesiapan arena pertandingan (venue), teknis acara, hingga penyambutan para kontingen.

Ketua Panitia Porwada PWI NTB 2026, Purwandi mengungkapkan bahwa Kota Mataram sebagai tuan rumah sudah siap sepenuhnya untuk menyelenggarakan ajang bergengsi ini "Alhamdulillah, sampai hari ini semua persiapan teknis dan non-teknis sudah klir. Venue untuk masing-masing cabang olahraga sudah siap digunakan, dan skema pertandingan pun telah dimatangkan oleh tim teknis," ujar Purwandi saat memberikan keterangan pers di Mataram, Kamis (25/06).

Geliat pesta olahraga khusus insan pers ini sudah mulai terasa seiring dengan berdatangannya para atlet dan official dari berbagai kabupaten dan kota se-NTB. Berdasarkan data panitia, tercatat sekitar 300 orang yang terdiri dari jurnalis atlet serta pendamping kontingen bakal meramaikan ajang kali ini.

"Peserta dan official yang berjumlah sekitar 300 orang sudah mulai berdatangan di Mataram mulai malam ini. Kedatangan para jurnalis dari berbagai daerah ini disambut hangat, dan mereka siap memperebutkan prestasi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan soliditas pers," imbuhnya.

Purwandi mengaku, acara seremonial pembukaan Porwada PWI NTB tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Jumat besok 26 Juni (hari ini-red), bertempat di Sport Center Universitas Mataram (Unram).

Pembukaan iven Porwada ini dipastikan bakal berlangsung meriah karena dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, Walikota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, S.Sos., M.H., Rektor Universitas Mataram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Pihak panitia mengajak seluruh anggota PWI dan komunitas Pers di NTB untuk ikut menyukseskan dan meramaikan pembukaan Porwada ini. Selain menjadi ajang unjuk bakat di bidang olahraga sekaligus seleksi Porwanas 2027 di Provinsi Lampung, Porwada 2026 ini juga diharapkan menjadi momentum emas untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh kebersamaan insan pers di Bumi Gora. (Red)











MARI themes

Diberdayakan oleh Blogger.